Hari Valentine, NASA Kencan dengan Komet

(foto: Ilustrasi)
Pada 14 Februari nanti sebuah komet akan berpapasan dengan pesawat ruang angkasa AS. Para peneliti NASA akan menunggu fenomena tersebut.

Dilansir melalui Straits Times, Kamis (20/1/2011), pada hari itu komet yang bernama Tempel 1 akan berada cukup dekat dengan pesawat luar angkasa AS, yaitu sekira 200 kilometer.

Pesawat Stardust-NEXT akan dengan cepat memotret gambar Tempel 1 saat melintas. Para ahli luar angkasa sangat penasaran melihat bagaimana perjalanan di sekeliling Matahari telah mempengaruhi permukaan Tempel 1, yang memiliki lebar sekira enam kilometer. Perjalanannya pun sedekat jarak Matahari ke Mars dan sejauh Matahari ke Jupiter.

Terakhir kali Tempel 1 terlihat melintas adalah pada 2005 dan sempat terdeteksi oleh misi Deep Impact NASA yang dikenali sebagai komet yang langsung mengarah ke Matahari dalam orbit lima tahunan antara Mars dan Jupiter.

Deep Impact melempari komet dengan impactor pesawat ruang angkasa khusus dan material yang keluar memberikan kejutan yang cukup besar bagi para ilmuwan. Material tersebut adalah awan berbahan tepung halus, bukan air, es atau debu yang diharapkan muncul. Deep Impact juga menemukan bukti es di permukaan komet, tidak hanya di dalamnya.

Kini para ahli ruang ingin melihat bagaimana komet telah mengubah sekeliling Matahari. 14 Februari merupakan tanggal yang ditunggu-tunggu oleh Stardust-NEXT, atau New Exploration Tempel.