Turotulial Cara Instalasi Windows Vista

Jika anda ingin melakukan instalasi windows vista di komputer anda, berikut ini beberapa sistem komputer yang diminta oleh windows vista serta ada beberapa feature program yang telah menjadi satu didalam windows tersebut;


* 1GB RAM
* 20 GB of Hard Drive space
* 128 MB Graphics Memory (To enable Aero)
* 17′inch Monitor (1024 X 76
* DVD-ROM
* Above Pentium 4 Processor
* Pixel Shader 2.0 in hardware
* 32 bits per pixel

Program-program yang telah terintegrasi dalam satu bundel dvd windos vista antara lain;

* 7-Zip
* Adobe Flash Player
* Mozilla
* K-Lite Codecs 3.95 Full
* System Utilities
* Image Burn
* CCleaner
* Office 2003
* Vista Codecs
* XVID codecs
* Dolby Digital Surround Plugins
* Cyberlink Power DVD 8
* Avast Professional Edition v4.8
* **** NFO Viewer
* Spyware Doctor v5.5
* Zoner Photo Studio 10
* Power ISO 4
* Yahoo messenger for Vista Black
* Ashampoo Music Studio
* Screen Capture
* Star Codecs
* Norton Ghost 14
* Ultra ISO 9
* Real Player 11 Gold Plus
* All Codecs for Windows Media Player 2008

Seperti halnya Windows XP aau Windows versi lainnya, proses instalasinya sangat mudah. Begitu juga dengan Windows Vista. Proses instalasi Windows Vista jauh lebih mudah. Pada proses instalasi ini Anda bisa langsung melakukan boot dari DVD dan langsung memformat harddisk Anda, kemudian proses instalasi terus dilaksanakan. Anda juga bisa dengan cara mengupgrade apabila sebelumnya sudah menggunakan Windows versi sebelumnya, misalnya Windows XP Professional.

Kalau proses instalasi dengan cara mengupgrade maka setelah Anda memasukkan master Windows Vista ke dalam drive DVD atau CD, maka segera tampil pilihan untuk melakukan instalasi. Dalam hal ini Anda tinggal menekan tombol Instal Now.

Selanjutnya dari tayangan tersebut Anda tinggal menunggu sehingga proses instalasi langsung dilaksanakan. Pada saat instalasi ini Anda hanya sesekali menekan tombol Next dan memasukkan CD-Key yang Anda miliki. Setelah proses instalasi selesai Anda diminta untuk melakukan activasi melalui Internet. Setelah melakukan activasi Windows Vista sudah siap digunakan.Publish

Menjalankan WIndows Vista

Untuk memulai Microsoft Windows Vista tekan tombol power di komputer dan di monitor. Setelah itu biarkan program bekerja. Tampilan awal sebelum Anda melakukan perubahan, Windows Vista akan menampilkan Welcome Center. Tampilan ini menjelaskan dan menampilkan hardware dan system yang Anda gunakan. Selain itu pada tampilan ini menampilkan fasilitas apabila Anda akan menambah hardware baru berupa Setup Device, fasilitas untuk menambah Account baru dan fasilitas untuk Transfer file dan setting.

1. Untuk mengetahui beberapa fasilitas yang disediakan Microsoft Windows Vista terutama yang berhubungan dengan multimedia Anda bisa menjalankan Media Center. Langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:
2. Klik Start
3. Klik Media Center
4. Klik Next untuk melanjutkan setup Media Center
5. Klik lagi Next
6. Kalau computer Anda memiliki koneksi Wireles Anda piloih Yes, tetapi kalau tidak pilih No lalu klik Next untuk melanjutkan
7. Pada tampilan Internet Connection dan “Always on” Internet Connection” Anda pilih Yes atau No tergantung koneksi Internet yang Anda gunakan
8. Klik Next untuk melanjutkan
9. Pilih salah satu koneksi yang tampil, misalnya Internet, Internet Media Center atau lainnya
10. Klik Next untuk melanjutkan
11. Pada tampilan Enter Your DialUp Password, maskkan password Anda di kolom password, misalnya admin001
12. Ketikkan sekali lagi password Anda, mialnya admin001
13. Klik Next untuk melanjutkan
14. Klik Test untuk mencoba sambungan koneksi. Jika tidak ada koneksi maka komputer akan

Catatan: Untuk memanfaatkan fasilitas ini sebaiknya computer Anda terkoneksi ke jaringan Internet. Namun demikian Anda juga tetap bisa memanfaatkan fasilitas ini walaupun tidak terkoneksi hanya sangat terbatas.

1. Jika komputer Anda tidak terkoneksi ke jaringan Internet,maka akan tampil pernyataan DialUp failed.
2. Klik saja Next untuk melanjutkan
3. Klik lagi Next
4. Kemudian pada tampilan Help Improve Media Center Anda pilih No Thank You, lalu klik Next lagi
5. Klik Yes
6. Klik Next, dan klik Next lagi
7. Klik I’m finished dan klik Next
8. Lalu klik Finish untuk mengakhirinya

Mengakhiri Windows Vista

Untuk mengakhiri Microsoft Windows Vista prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

1. Klik Start.
2. Klik salah satu pilihan yang tersedia
3. Dalam keadaan ini ada tiga pilihan yang akan ditampilkan program, Switch User, Log Off, Lock, Shut Down dan Restart



Cara instalasi Windows 7



Sebagian dari Anda mungkin sudah mendownload Windows 7 Beta bahkan mungkin sudah mencobanya. Bagi yang belum dan memang ingin mencobanya dan belum mendownload, Microsoft telah mengumumkan bahwa akses registrasi untuk mendapatkan product key dan download Windows 7 Beta diperpanjang dari yang sebelumnya 24 Januari 2009 menjadi 10 Februauri 2009. Untuk proses aktivasi untuk product key yang telah diperoleh masih dapat dilakukan setelah tanggal tersebut.

Misalnya nanti akses registrasi untuk mendapatkan product key telah habis waktunya, bisa dicoba menggunakan Windows 7 Beta Product Key yang berdasarkan pengalaman registrasi saya ternyata hanya menyediakan beberapa kode yang sama dan masing-masing dapat digunakan berulang-ulang.

Hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan download dan mencoba menginstall adalah spesifikasi komputer minimum yang direkomendasikan agar nantinya Windows 7 Beta dapat berjalan. Berdasarkan informasi di situs Windows 7, spesifikasi minimum yang direkomendasikan adalah sebagai berikut:

· 1 GHz 32-bit or 64-bit processor

· 1 GB of system memory

· 16 GB of available disk space

· Support for DirectX 9 graphics with 128 MB memory (to enable the Aero theme)

· DVD-R/W Drive

· Internet access (to download the Beta and get updates)

Penting juga diperhatikan selain spesifikasi tersebut adalah ketersediaan driver untuk hardware yang digunakan. Pada beberapa berita mungkin dituliskan jika Windows 7 beta sudah mendukung banyak driver hardware, dan bisa jadi memang begitu, tetapi bukan berarti untuk semua hardware. Untuk hardware-hardware tertentu ada kemungkinan tetap tidak dapat diinstall dengan driver yang sesuai baik melalui akses update driver online Windows maupun pada vendor hardware tersebut. Misalnya ketika saya menginstall pada notebook lama Compaq V2014, driver untuk video, audio, dan wifi, tidak ditemukan. Yang mungkin dapat dijadikan patokan, jika misalnya suatu hardware sudah didukung driver untuk Windows Vista, kemungkinan besar sudah pula tersedia driver untuk Windows 7 Beta.

Mengenai kapasitas hardisk, besar ruang 16 GB tersebut sudah termasuk besar kapasitas untuk menginstall software-software yang sekiranya diperlukan, dan untuk murni kapasitas yang dikonsumsi setelah hasil install Windows 7 Beta adalah sekitar 10 GB. Selain memperhatikan ruang hardisk yang diperlukan untuk lokasi install Windows 7 Beta, perlu pula diketahaui bahwa Windows 7 Beta memerlukan ruang pada partisi sistem (partisi yang mengandung boot sector) setidaknya sebesar 200 MB sebagai lokasi boot loader dan program recovery. Partisi sistem ini mungkin akan sama dengan partisi boot (partisi di mana file-file sistem operasi diletakkan), tetapi bisa jadi berbeda

Di sini besar partisi sistem hanya sebesar 7 MB, dan ketika memilih partisi lain yang akan dijadikan lokasi instalasi Windows 7 Beta, maka akan medapatkan “Setup unable to use the existing system partition because it does not contain the required free space.” Untuk mengatasinya maka partisi sistem harus diperbesar menggunakan bantuan software partition manager seperti GParted atau Easeus. Berdasarkan pengalaman, beberapa kali mencoba memperbesar partisi sistem dengan Gparted berakhir dengan error, namun berlangsung lancar ketika menggunakan Easeus Partition Manager.

Ketika segala sesuatunya telah siap termasuk juga mempertimbangkan bahwa Windows 7 Beta bukanlah produk jadi, maka proses instalasi dapat dilakukan melalui DVD hasil burning file .iso yang didownload dan mengatur komputer untuk booting melalui DVD tersebut

Mengklik “Insall Now” kecuali ingin membaca apa yang perlu diketahui sebelum menginstall. Dokumen yang ditampilkan masih berisi materi untuk Windows Vista

Memilih tipe instalasi, apakah untuk mengupgrade (yang dapat dilakukan dari Windows Vista SP1) atau tipe Custom. Pilihan Custom (advanced) inilah yang saya pilih karena akan melakukan instalasi baru Windows 7 Beta pada partisi yang akan saya tentukan sendiri

Memilih partisi yang akan digunakan yang saya sediakan sebesar 20 GB. Sebelumnya partisi ini belum diformat (unallocated space) dan saya mencoba menggunakan fasilitas format yang disediakan dengan mengklik Drive options. Di sini dapat dilihat pula besar partisi sistem masih tersisa 706 MB, jadi sudah cukup memenuhi syarat 200 MB yang diperlukan oleh Windows 7 Beta.

Selanjutnya tinggal menunggu sampai selesai. Pada tahap ini komputer akan melakukan restart (berdasarkan hitungan saya sebanyak dua kali) dan melanjutkan proses install sampai selesai.

Tampilan boot manager untuk memilih apakah saya akan booting Windows 7 Beta atau Windows Vista. Secara default, hasil instalasi akan menjadikan komputer booting dengan Windows 7 jika tidak memilih dalam waktu 30 detik.



Instalasi cepat Windows 7 Beta 1 pada instalasi Windows Vista SP1

Hal-hal yang perlu dibutuhkan untuk instalasi Windows 7.

* Tool untuk mengatur partisi bisa menggunakan Partition Magic atau Acronis Disc Director.
* CD Windows 7. Itu download
* Nomer Serial Windows 7 yang harus satu-satu
* Alat komunikasi internet seperti modem dll
* Driver yang kompatibel dengan Windows Vista

Langkah pertama yang nggak enak membuat partisi baru dari partisi yang tersisa. Untuk membuat partisi baru dari partisi Windows Vista yang masih space nya masih kosong dibutuhkan tool untuk itu. Kebetulan saya sendiri memakai tool dari Hiren Boot CD versi 9.5 yang saya download dari file sharing torrent, dan memakai acronis disc director untuk mengaturnya. Wwww lama benar prosesnya, saya tinggal mandi dan makan malam masih belum selesai juga. Meskipun Windows 7 minimal minta sisa kosong partisi sebesar 15 GB, saya sendiri membuat partisi sebesar 30GB

Setelah proses pengaturan partisi selesai coba masuk ke Windows Vista lagi (kalau ada Vista atau OS lain). Biasanya ada error pada startup OS seperti Master Boot Record error or not found atau winload.exe not found. Masukan instalasi Vista CD original dan ikuti petunjuk untuk memperbaiki errornya.

Setelah semua langkah diatas selesai, masukan CD Windows 7 Beta 1 dan ikuti petunjuk cara instalasi Windows 7.

Setelah Windows 7 terinstall jangan lupa memasukan nomer serial Windows 7. Nomer serial tersebut didapatkan pada website microsoft pada waktu anda mendownload Windows 7. Setelah itu lakukan aktivasi lewat internet dengan menggunakan modem. Setelah itu install driver yang diperlukan. Beberapa driver tidak bisa diinstall dengan baik dan benar karena memang driver yang sekarang belum mampu mengenali Windows 7.

Lakukan testing windows performance index sehingga kita bisa tahu kemampuan komputer anda.

Tiga cara untuk Install Windows 7 di Netbook/Laptop

Sekarang kita bisa men-download Windows 7 Release Candidate gratis dari Microsoft dan gunakan itu sampai hampir satu tahun. Tentu saja, cara tradisional melakukan installasi OS dimulai dengan membakar file ISO yang telah di didownload ke DVD, yang mana akan digunakan pada Laptop atau Desktop. Itu mudah jika kamu memiliki Laptop atau Desktop, tetapi bagaimana dengan netbook-netbook yang banyak di pasaran? yang terjual tanpa optical drive.
Untung saja, selalu ada cara untuk suatu masalah :


1) Beli sebuah USB DVD Drive. Ini adalah solusi termudah, dan ini akan mempermudah dalam melakukan installasi software apaun dari CD atau DVD. Harga untuk USB DVD Drive berkisar 400.000 sampai 500.000 di pasar.


2) Jika kamu memiliki USB flash disk dengan ukuran 4GB, kamu dapat buat itu menjadi bootable dengan menggunakan software open-source bernama Live USB Helper Kemudian gunakan Daemon Tools Lite untuk melakukan mount file ISO ke drive virtual. lakukan booting dengan USB flash disk dan lakukan mount file ISO ke virtual drive dari USB flash disk. Meskipun itu cukup menghaiskan banyak waktu karena anda melakukan installasi dari flash disk.

3) Jika kamu memiliki Hard Disk Eksternal maka copy file ISO ke Hard Disk dan lakukan booting dari Hard Disk eksternal. Ini akan membuat proses lebih cepat daripada cara kedua.