Tuhan adalah adalah raja segala raja. Sudah pasti ia memiliki para balatentara yang salah satunya berwujud cahaya atau lebih dikenal dengan nama malaikat, yang jumlahnya tak terhingga dan mungkin menyebar di seluruh jagat tata surya. Di Bumi ini, sebenarnya masing-masing manusia ‘diberi jatah’ 6 malaikat. Ada yang tepat disampingmu, Ada yang menunggu, dan Ada pula yang siap mancabut nyawamu. Mereka adalah:
-Mikail [si pemberi rezeki]. Kalau kita lagi hoki, itu karena ulahnya atas dasar perintah dari Tuhan.
-Raqib [si pencatat sifat buruk]. ‘menempel’ di badan sisi kiri, tak akan pergi sebelum yang ditempeli meninggal. Ia mencatat apapun perbuatan jahat, entah iseng sampai yang sifatnya membunuh orang. Niat jahil pun dicatatnya.
-Atid [si pencatat sifat baik]. ‘menempel’ di badan sisi kanan, tak akan pergi sebelum yang ditempeli meninggal. Ia mencatat apapun perbuatan baikmu. Point akan bertambah bila kamu ikhlas menolong/membantu orang (bukan dalam artian membantu kejahatan ataupun berharap balas jasa).
-Izroil [si pencabut nyawa]. Dialah yang menarik ruh kita supaya lepas dari jasad tubuh ini.
Dalam penarikan ruh itu, gayanya bermacam-macam, ada yang langsung tarik [tanpa terasa], ada pula yang ditarik-ulur [sekarat overdosis]-Izroilnya Soeharto mungkin punya sikap kayak gini. Semoga saja kita gak dikasih Izroil seperti itu. Sekarat menjelang kematian adalah perasaan yang sangat-sangat menyakitkan.
-Munkar [si tukang tanya], yang menerima setoran catatan dari Raqib dan Atid, lalu mengkalkulasikannya mana yang lebih banyak. Kemudian menanyaimu dengan berbagai macam pertanyaan dan memintai pertanggungjawabanmu atas sikapmu di bumi ini.
-Nakir [si penyiksa dalam kubur], sosoknya lebih menakutkan di banding Izroil. Ia diciptakan tanpa diberi sifat belas kasihan. Maka ia tak segan-segan membantai mereka tanpa ampun atas persetujuan malaikat Munkar dan Tuhan.

Jadi mulai detik ini bila kamu belum sadar bahwa ‘bodyguard’-mu itu makhluk specialis yang khusus dikirimkan padamu dan tak henti-hentinya mengawasimu detik demi detik, maka sekarang.. sadarlah…^ ^