This slideshow requires JavaScript.

Anda pikir Anda cukup percaya diri, tetapi ketika ada rasa insecure menelisip dalam keseharian, maka emosi pun mulai mengusik. Entah itu dalam hal pekerjaan, dalam hal hubungan dengan saudara, bahkan untuk hal penampilan dengan wanita seksi yang berpapasan di jalan sekalipun. Uh, sepertinya mau mengamuk dan berteriak kepada keadaan yang tidak adil. Mungkinkah mengusir rasa iri yang melirik ke arah Anda dan mengganggu mood Anda dalam keseharian itu?

Bisa, asal Anda bisa menyadari, bahwa hidup bukanlah kompetisi. Tentu, secara intelektualitas, Anda sudah mengerti hal itu.Tetapi, dalam keadaan-keadaan tertentu, hal yang membuat Anda merasa tidak nyaman dengan apa yang Anda miliki akan merusak hari Anda. Lalu, apa yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi si iri ini?

1. Identifikasikan secara pasti apa yang Anda cemburui
Semakin spesifik Anda bisa mengidentifikasikan rasa cemburu yang ada, makin mudah untuk Anda mengatasi rasa itu. Mengatakan bahwa Anda iri dengan kebahagiaan seseorang adalah hal yang terlalu buram. Jika Anda merasa iri dengan pekerjaan seseorang pun, masih kurang detail. Jika ada pekerjaan orang lain yang Anda cemburui, kenali titik apa yang membuat Anda iri, apakah pendapatannya, prestisenya, ataukah jadwal fleksibelnya? Mengidentifikasikan hal spesifik yang membuat Anda iri akan membuatnya lebih mudah untuk mengetahui apa yang penting dari hal-hal tertentu untuk membuat Anda lebih bahagia.

2. Tanyakan diri Anda,
apakah dengan mendapatkan hal tersebut benar-benar akan membuat diri Anda lebih lengkap dan utuh? Bagaimana hal-hal yang membuat Anda iri tersebut akan membuat Anda merasa lebih utuh?

3. Tetapkan apakah hal tersebut akan memungkinkan untuk Anda gapai?
Ini adalah langkah yang cukup mudah, sebenarnya. Apakah poin-poin yang membuat Anda iri itu cukup realistis untuk Anda gapai? Misal, jika Anda merasa iri dengan orang yang ukuran tubuhnya lebih tinggi, sementara Anda sudah tak melewati masa pertumbuhan, maka, Anda harus membaca langkah selanjutnya ini.

4. Cari alternatif dan cara-cara untuk membawa kesenangan atau kepuasan dalam hidup Anda
Untuk kebanyakan orang, rasa iri datang dari kekurangan dalam hidup seseorang. Rasa kurangnya kebahagiaan dan pemenuhan diri. Mungkin, hal yang Anda inginkan tapi tak tergapai itu bukanlah hal yang mudah untuk Anda dapatkan, namun, masih mungkin untuk mencari cara lain untuk mengisi kekosongan itu.

Buatlah daftar hal-hal yang bisa Anda lakukan dan kejar sekarang yang bisa mengisi dan memperkaya hidup Anda. Daftar tersebut akan membantu memberi Anda kontrol akan hidup Anda. Ketahuilah bahwa Anda memiliki kekuatan untuk menciptakan rasa senang dan kepenuhan di dalam diri sendiri. Jangan hanya menunggu kebahagiaan itu datang kepada Anda. Andalah yang harus mulai bergerak.

5. Buat rencana
Jika sudah memastikan bahwa hal yang Anda cemburui tersebut adalah hal yang masih mungkin digapai, mulailah dengan menciptakan rencana untuk membuatnya terjadi. Hanya karena orang lain bisa melakukan dan menggapai impian Anda, bukan berarti Anda tak bisa mendapatkannya. Namun tentu, hal tersebut butuh perencanaan yang sangat spesifik. Jangan lupa juga untuk membuat rencana cadangan.

6. Rayakan bakat dan kemampuan unik Anda
Cemburu karena bakat teman yang bisa menyanyi dengan indahnya? Hm, bukan berarti Anda harus minder. Carilah hal-hal lain yang spesifik dan spesial dari diri Anda. Rayakan hal-hal spesial tersebut dan berbahagialah untuk keunikan Anda. Siapa tahu, sebenarnya ada orang lain yang iri dengan apa yang Anda punya itu.

7. Pelajari apa yang harus dilakukan untuk menggapai sukses tersebut
Ingatkan diri, bahwa untuk pencapaian yang sudah Anda miliki adalah cara yang menyenangkan untuk tetap fokus dengan apa yang sudah Anda miliki ketimbang apa yang belum Anda miliki. Pencapaian Anda tak datang dalam semalam dan tak datang begitu saja. Kemungkinan terbesar, Anda mendapatkan apa yang dimiliki sekarang dengan perjuangan dan risiko yang tak sedikit. Begitu pula dengan orang-orang yang Anda cemburui itu. Lebih mudah untuk mengatasi rasa cemburu ketimbang mencapai apa yang digapai orang-orang itu dengan susah payah.

8. Menyadari, bahwa tak ada hidup yang sempurna
Setiap orang pasti punya masalah. Kita semua memiliki masalah yang pribadi dan tak terlalu pribadi. Meski kesannya seseorang memiliki segalanya, pahamilah bahwa hal tersebut bukan selalu berarti masalah utamanya. Biasanya ada begitu banyak yang terjadi di balik layar ketimbang apa yang terjadi di lapisan atasnya.