Apa itu CMS (Content Management System) …

Membuat sebuah web yang profesional baik dari segi tampilan maupun muatannya dibutuhkan beberapa keahlian dasar dibidang web.
Sebagai dasar kita harus memahami HTML (Hipertext Markup Language), lalu agar mendukung tata letak dan tat warna yang baik perlu menguasai CSS (cascading style sheet), selanjutnya untuk sebuah web dinamis diperlukan aplikasi pemrogramn web seperti PHP, Java atau ASP plus menajemen database semisal MySQL.

Belum cukup itu sebuah web modern hampir selalu mengimplementasikan setidaknya java script serta flash, sedang penyisipan gambar, foto, dan tulisan artistik membutuhkan kemampuan design grafis yang ramah web.
Dengan kualifikasi di atas, tentu masih sangat sedikit orang yang memiliki semua bekal tersebut. Lalu apakah ini menjadi menghambat pertumbuhan web? Kenyataannya tidak!
Untuk menjembatani kebutuhan web dinamis yang multi fitur salah satu solusinya adalah CMS (Content Management System).
Dengan CMS seseorang bisa membangun sebuah web dinamis tanpa harus menguasai HTML, CSS, Java, PHP, MySQL dsb. Cukup dengan mendownload dan mengikuti prosedur instalasi yang rata-rata sangat sederhana. Tatangan dalam menggunakan CMS bukan pada pembuatan melainkan pada pengelolaan.
Dengan banyak fitur yang ditawarkan dari setiap CMS, seorang web administrator perlu melakukan konfigurasi yang tepat buat webnya serta melakukan monitoring dan supervisi secara kontinyu.
Beberapa Contoh CMS yang ada saat ini misalnya:
– Joomla: (Web Portal)
– WordPress: ( Web Blog)
– PHPBB: (Web Forum)
– AjaxChat: (Web Chat)
– JCow: (Web Sosial Media)
– OsCommerce : (Web store)
Saat ini beredar ratusan bahkan ribuan CMS yang sebagian besar merupakan software open source sehingga bisa kita download, pelajari dan gunakan dengan mudah.
Sebagai software open source kita bisa mendownload menggunakan dan menyebarluaskan secara bebas. Selain itu dengan sumber yang terbuka, kita bisa memodifikasi untuk kepentingan sendiri atau pihak lain (berkontribusi) untuk memperkaya, penyempurnakan fitur yang ada.
Cara paling mudah dalam memperkaya fitur CMS misalnya dengan membuat translasi ke bahasa yang kita kuasai (Bahasa Indonesia, daerah dll).